Kehidupan kita sering sekali membawa kita kepada suatu kondisi dimana kita memdapatkan tekanan dalam batin kita terhadap setiap pergumulan dan permasalahan hidup kita.
terkadang kita akan merasa berada dalam satu titik terendah dari kehidupan orang lain diluar sana... terkadang kita merasa kita tidak dibutuhkan dan tidak berguna bagi orang lain.
mungkin saja hal demikian dapat terjadi, mengapa tidak, hal ini menandakan bahwa kita masih bisa merasakan pahit manisnya kehidupan ini.
tahukan sahabat ternyata engkau itu sangat berarti bagi sesamamu.. mengapa...? engkau masih berpikir bahwa seberapa pentingnya kehidupan saya bagi mereka... itu menandakan bahwa engkau masih memikirkan kehidupan mereka juga... maka engkau tidak egois untuk memikirkan kehidupan mu sendiri. saya tahu maksud kalian adalah baik, namun terkadang dengan keinginan hati kita dan kepolosan kita itu malah kita dianggap bersalah karena begitu naif dan begitu ikhlas kepada mereka.
mengapa justru masalah itu datang kepada kita tanpa henti-hentinya...?
saya pun pernah mengalaminya, saya pun pernah berada pada satu titik terendah dalam hidup saya.
sampai saya bertanya-tanya seperti inikah kehidupan kita secara kekristenan..?
mengapa orang kristen itu begitu egois dengan hanya menginginkan bahwa hanya dialah yang berhak untuk selalu mendapatkan berkat dari pada Tuhan saja, banyak dari mereka yang datang ke gereja hanya untuk mengiginkan dirinya mendapatkan berkat dan dirinya untuk di doakan agar selalu sukses dalam kerja dan usahanya.
jika demikian lantas apa sebenarnya yang di doakan oleh seorang anak terlantar, seorang janda miskin, seorang penjahat, seorang gelandangan, seorang nelayan miskin dan seorang tukang kebun yang sakit-sakitan yang tidak sanggup untuk mengarap kebunnya sendiri... apa kah ada yang tahu sebenarnya apa yang mereka butuhkan dan doakan...?
1. seorang anak terlantar pasti akan berdoa bukan untuk mendapatkan gaji atau uang yang banyak, tetapi dia mungkin akan berdoa bagi kedua orang tuanya agar sehat-sehat selalu...dan suatu saat pasti akan di pertemukan.
2. seorang janda miskin mungkin dapat berdoa bagi anak-anaknya agar tidak menjanda seperti yang ia alami.
3. seorang penjahat. bisa saja ia berdoa untuk kebebasannya atau mungkin ia berdoa agar anaknya atau sanak saudaranya tidak mengalami hal buruk seperti yang ia alami.
4. seorang gelandangan ia mungkin akan berdoa agar semoga hari ini ada orang yang mau memberikan ia makan, atau tempat sekedar tidur di malam hari agar tidak terkena hujan.. setelah itu ia akan melanjutkan perjalanannya untuk berkelana lagi.
5. seorang nelayan miskin akan berdoa untuk hari ini Tuhan dapat memberikan orang lain agar dapat membantunya untuk menagkap ikan atau sekedar memberikan ia tumpangan perahu agar ia dapat melaut dan mencari ikan.. soal hasilnya tidak mengapa asalkan ia dapat melaut hari ini.
6. seorang petani yang sakit-sakitan mungkin saja akan berdoa meminta agar ada orang lain yang datang untuk membantunya menggarap lahan pertaniannya.. soal hasil panennya tidak ia pikirkan karena ia tahu ia tidak menggarapnya meski ia memiliki kebun anggur itu.
dengan demikian lantas hidup ini sebenarnya begitu berguna bagi orang lain.. orang yang tidak berdaya dengan keterbatasan dan kekurangan saja mau mendoakan orang lain. jadi sebenarnya hidup kita ini begitu berharga bagi orang lain..
ayolah para sahabat jika engkau mengalami tekanan permasalahan yang begitu berat saat ini. engkau harusnya berpikir bahwa engkau begitu berarti bagi orang lain. bangkitlah dari setiap keterpurukan yang engkau alami saat ini...
jadilah pemenang.. jadilah penggikut kristus yang luar biasa hebat bagi kehidupanmu...
"bukankah Tuhan telah menyiapkan kehidupan yang layak bagi setiap anakNya"..? jikalau demikian dimanakah iman percayamu... dimanakah ciri khas kehidupan kekristenanmu..?
hanya saja 1 hal yang harus diperhatikan bahwa kesemuannya itu tidak di dapat dengan mudah... butuh waktu dan proses yang sangat panjang untuk kita pahami dan mengerti...
Tuhan menguji kesetiaanmu dan hatimu sebab tidak ada yang tidak mungkin dalam hidup kita ini... ingatlah apa yang dialami para nabi sebelum kita, dimulai dari Musa, yang Tuhan uji kesabarannya, namun ia masih tidak tahan terhadap bangsa israel sehingga ia tidak layak masuk dalam tanah Kanaan perannya digantikan oleh nabi Harun...
yakinlah akhir dari pada semuanya itu ada janji keselamatan yang abadi...!
sekian dulu yah tulisan saya ini.... nanti di sambung lagi....
semoga memberkati kita sekalian....
syallom.... Tuhan Memberkati kita sekalian....
semuelkorwa@gmail.com/081240337609

Tidak ada komentar:
Posting Komentar